Jumat, 31 Oktober 2014

Redaksional

NEWS TICKER
7 Video Porno Siswi SMP yang Menghebohkan Tanah Air »  Inilah 4 Fakta Video Mesum SMP IV Jakarta »  Inilah Photo Syur Sefty Sanustika, Istri Fathanah »  Foto Berseragam Mahasiswi Akbid Bugil itu Ternyata PSK »  Tes CPNS di Kepri 2013 Hanya di Natuna, Lingga dan Anambas »  Siswa SMP Ngaku 4 Kali Diajak Mesum Oleh Seorang Janda STW »  Gaya Hidup Anak Ahmad Dhani, Mulai Simpan Video Porno Sampai Bebas Pacaran »  Maafkan Mama, Nak…. »  Jadi Germo Pelacur di Bawah Umur, HF Bakal di-DO dari IPB »  Siswi Pemeran Video Mesum SMPN 4 Dikenal Nakal »  Guru Ngaji Pergoki Istri Mesum Dengan Kepala Sekolah di Ruang Tamu »  Inilah Fajrina Khairiza Pacar Dul, Kecil-Kecil Udah Berani Buka-Bukaan »  Lepas Jilbab, Sahara Jadi Bintang Film Porno »  Foto Mahasiswi Bugil di Facebook Bukan Dari Akbid Tanjungpinang »  Perang Riau Sebagai Titik Tolak Hari Jadi Tanjungpinang »  Harga Hewan Kurban Terus Naik »  Ritual Sekte Seks Bebas di Bandung, 1 Perempuan Layani 9 Pria »  Kakek Bejat, Berulang Kali Perkosa Cucu di Depan Adiknya »  Ternyata Siswi SMP 4 Sudah Tiga Kali Rekam Video Mesum di Sekolah »  Tes Honorer Jangan Dijadikan Kedok Untuk Muluskan Titipan » 
 
Home » Spesial » Opini » Menyoal Kuota 30% Perempuan
OPINI

Menyoal Kuota 30% Perempuan

Sabtu, 13 April 2013 19:25 WIB - 274 Kunjungan
Herlina Sumarno

Herlina Sumarno

KEWENANGAN atributif, termasuk hak yang dimiliki oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum) telah menetapkan  kuota 30% perempuan wajib ada dalam pengajuan parpol menjadi peserta, hal ini menunjukkan keberpihakan kepada kaum perempuan menjadi lebih berpeluang untuk turut berpartisipasi dalam bursa pemilu bahkan dalam susunan dan structure kepengurusan organisasi pada umumnya.

Dalam Peraturan KPU Nomor 7 tahun 2013 pasal 24 ayat 1, ditegaskan bahwa persyaratan keterwakilan 30 persen perempuan untuk setiap daerah pemilihan memberikan konsekuensi bagi pencalegan tiap parpol. Kemudian pada Pasal 27 ayat 1, diatur jika ketentuan itu tidak terpenuhi maka parpol tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat pengajuan daftar bakal caleg di dapil bersangkutan. Dan parpol bersangkutan tidak bisa ditetapkan sebagai salah satu peserta untuk dapil tersebut.

Jika ada parpol keberatan terhadap kuota 30 persen perempuan, saya yakin itu bukan karena ketiadaan perempuan atau tidak mampunya partai mencari, namun kenyataannya memang partisipasi perempuan Indonesia dalam politik masih sangat rendah. Hal itu terbukti dengan tingkat keterwakilan perempuan di parlemen, lembaga-lembaga tinggi negara, pemerintah, partai politik dan juga di organisasi-organisasi publik lainnya yang masih minim. Hal ini berimplikasi langsung pada kebijakan. Kebijakan negara yang cenderung tidak mengakomodir kebutuhan dan kepentingan perempuan.

Kuota 30% ini merupakan akomodir terhadap kesetaraan jender dalam bidang politik. Dan yang kita rasakan dari tahun ke tahun ada peningkatan sebesar 5 persen atas keterlibatan perempuan dalam segala aspek. Angka-angka tersebut menunjukkan kepada kita bahwa sebenarnya partisipasi perempuan Indonesia dalam bidang politik terus mengalami peningkatan.

Yang memprihatinkan untuk kepentingan partai contohnya, kalau 30% hanya digunakan sekadar memenuhi kuota, semua partai pasti bisa. Yang menjadi masalah adalah apakah perempuan tersebut memiliki kompetensi, kapasitas dan kapabilitas yang bermakna kualitas?. Hal ini menjadi PR besar bagi seluruh perempuan khususnya yang akan ikut bursa bacaleg. Persiapan diri itu menjadi sangat penting, perempuan tidak bisa dan tidak boleh lagi hanya dikatakan sebagai pelengkap namun menjadi satu komponen penting yang berkontribusi karena skill dan wawasan serta pengetahuan yang dimilikinya.

Jika ada parpol yang hanya menempatkan perempuan sekedar memenuhi kuota artinya partai tersebut telah gagal memberikan pendidikan politik yang baik kepada kaum perempuan. Meskipun memang kenyataannya atau dengan melihat kondisi objektif, keterlibatan perempuan dalam politik itu berjalan dengan bertahap, perlu waktu untuk memberikan pendidikan dan pemahaman sehingga perempuan perwakilan partai itu menjadi perempuan cerdas yang berkualitas dan mau belajar untuk memahami dunia politik yang akan digelutinya.

Kesadaran dari semua perempuan untuk memberikan kesempatan bagi sesama perempuan atas peluang ini menjadi sangat penting dengan cara mendukung penuh terhadap perempuan yang maju pada bursa caleg pada april 2014 mendatang. Mengapa ini menjadi sangat dibutuhkan karena : secara jumlah perempuan jauh lebih banyak dari laki-laki, untuk kesolidan perempuan lebih mudah berkoordinasi dan yang utama adalah semua ini untuk kepentingan perempuan serta anak-anak yang menjadi utama serta prioritas perjuangan kepentingan.

Jangan sampai teriakan perempuan atas kuota dan permintaan atas kesempatan ini menjadi boomerang bagi perempuan itu sendiri, karena pada saat sudah ada perwakilan perempuan yang siap bersuara lantang menyampaikan serta menyambungkan berbagai kepentingan perempuan dalam legislative namun tidak dipilih oleh para perempuan pada bursa pemilu tersebut. sehingga perjuangan perempuan menjadi bias dan menjadi sangat sulit untuk bangkit kembali menyuarakan berbagai kepentingan karena keterwakilan yang tidak berhasil maksimal. Keterwakilan perempuan di lembaga legislatif sangat penting karena ada korelasi yang baik antara keterwakilan perempuan di dalam lembaga tersebut, baik di tingkat nasional maupun daerah, dalam menghasilkan kebijakan yang betul-betul menjawab kebutuhan perempuan.

Aturan-aturan yang baik untuk membantu misalnya pelayanan kesehatan bagi perempuan, layanan pendidikan maupun layanan bagi perempuan korban kekerasan itu terjadi ketika ada keterwakilan perempuan di parlemen yang berkerjasama dengan organisasi perempuan yang melakukan pendampingan bagi korban kekerasan. Dan ini biasanya lebih sulit ketika tidak ada sama sekali anggota perempuan di dalam parlemennya.

Prinsipnya Perempuan harus commitment saling dukung satu sama lain demi berhasilnya perjuangan yang sesungguhnya dimana kepentingan perempuan bisa akomodir dengan maksimal..



comments powered by Disqus
Berita Lainnya