Kamis, 31 Juli 2014

Redaksional

NEWS TICKER
7 Video Porno Siswi SMP yang Menghebohkan Tanah Air »  Inilah 4 Fakta Video Mesum SMP IV Jakarta »  Inilah Photo Syur Sefty Sanustika, Istri Fathanah »  Foto Berseragam Mahasiswi Akbid Bugil itu Ternyata PSK »  Tes CPNS di Kepri 2013 Hanya di Natuna, Lingga dan Anambas »  Siswa SMP Ngaku 4 Kali Diajak Mesum Oleh Seorang Janda STW »  Gaya Hidup Anak Ahmad Dhani, Mulai Simpan Video Porno Sampai Bebas Pacaran »  Jadi Germo Pelacur di Bawah Umur, HF Bakal di-DO dari IPB »  Siswi Pemeran Video Mesum SMPN 4 Dikenal Nakal »  Inilah Fajrina Khairiza Pacar Dul, Kecil-Kecil Udah Berani Buka-Bukaan »  Lepas Jilbab, Sahara Jadi Bintang Film Porno »  Harga Hewan Kurban Terus Naik »  Guru Ngaji Pergoki Istri Mesum Dengan Kepala Sekolah di Ruang Tamu »  Perang Riau Sebagai Titik Tolak Hari Jadi Tanjungpinang »  Foto Mahasiswi Bugil di Facebook Bukan Dari Akbid Tanjungpinang »  Ternyata Siswi SMP 4 Sudah Tiga Kali Rekam Video Mesum di Sekolah »  Ritual Sekte Seks Bebas di Bandung, 1 Perempuan Layani 9 Pria »  Tes Honorer Jangan Dijadikan Kedok Untuk Muluskan Titipan »  Kakek Bejat, Berulang Kali Perkosa Cucu di Depan Adiknya »  Suporter Cantik dan Seksi, Sisi Lain Indahnya Piala Dunia 2014 » 
 
Home » Kepri » Tanjungpinang » BC Tanjungpinang Dinilai Tebang Pilih Tangkapan
TANJUNGPINANG

BC Tanjungpinang Dinilai Tebang Pilih Tangkapan

Kamis, 29 Agustus 2013 13:37 WIB - 245 Kunjungan
Petugas Bea Cukai Beri Katerangan ke Pers Tentang Penangkapan  Barang Selundupan (f.ist)

Petugas Bea Cukai Beri Katerangan ke Pers Tentang Penangkapan Barang Selundupan (f.ist)

TANJUNGPINANG, www.kepribangkit.com – Sebanyak 620 sak gula pasir dengan ukuran per sak seberat 50 kg dan beras cap anak terbang sebanyak 150 kampit dengan ukuran per kampit 25 kg yang dimuat KM Rejeki Muda II disita dan bakal dimusnahkan oleh Dirjen Bea Cukai Kepabeanan Kota Tanjungpinang.

Pemilik kapal KM Rejeki Muda II Abak menuturkan kepada wartawan, Kamis 29 Agustus 2013, menyayangkan penangkapan bahan kebutuhan pokok miliknya yang akan dikirim ke Tembilahan. Namun sebelum sampai tujuan, tepatnya di Pulau Guntung kapal ditangkap oleh petugas BC Tembilahan sekitar 25 Juli 2013. Padahal, gula dan beras tersebut diperoleh Abak dengan belanja di Kota Tanjungpinang. Selanjutnya untuk mengangkut bahan sembako tersebut sudah dibekali  Manifest yang dikeluarkan pihak Syahbandar Tanjungpinang.

“Saya merasa heran, kenapa BC di Provinsi Kepri  terkesan tebang pilih terhadap pengangkutan barang di laut selama ini. Meski banyak barang seken dari Singapura atau sembako bahkan makanan, minuman, buah buahan didatangkan dari luar negeri masuk di Kota Tanjungpinang, tapi tak ada satupun yang ditangkap. Seperti pengusaha ilegal atau penyelundup diantaranya Yatir, Aceng, Aki, Ahang, Pak Haji dan lainnya. Apakah karena mereka memberi upeti secara rutin ke aparat BC?” keluh Abak.

Menurut Abak, total kerugian yang dialami pengusaha Tanjungpinang ini bernilai ratusan juta rupiah.

Kasi Penindakan dan Penegahan BC Tanjungpinang Febra dikonfirmasi terkait penangkapan beras dan gula ini menyatakan saat ini barang tangkapan berada di gudang Dirjen Bea Cukai Tanjungpinang. Terkait alasan penangkapan karena sembako ini akan dikirim ke wilayah Provinsi Riau.

“Kami tidak tebang pilih. Kalau jelas melanggar tetap akan kami tindak,” katanya tegas.

Namun ketika dimintai keterangan seputar masih maraknya aksi penyelundupan di Kepri terutama di Tanjungpinang yang melibatkan beberapa oknum pemain lama, Febra tidak memberikan komentar banyak. “Yang jelas, siapa melanggar akan diproses hukum,” katanya berdalih sambil menutup pembicaraan. (heny)



comments powered by Disqus
Berita Lainnya