Jumat, 18 April 2014
NEWS TICKER
7 Video Porno Siswi SMP yang Menghebohkan Tanah Air »  Inilah 4 Fakta Video Mesum SMP IV Jakarta »  Inilah Photo Syur Sefty Sanustika, Istri Fathanah »  Tes CPNS di Kepri 2013 Hanya di Natuna, Lingga dan Anambas »  Foto Berseragam Mahasiswi Akbid Bugil itu Ternyata PSK »  Siswi Pemeran Video Mesum SMPN 4 Dikenal Nakal »  Siswa SMP Ngaku 4 Kali Diajak Mesum Oleh Seorang Janda STW »  Gaya Hidup Anak Ahmad Dhani, Mulai Simpan Video Porno Sampai Bebas Pacaran »  Inilah Fajrina Khairiza Pacar Dul, Kecil-Kecil Udah Berani Buka-Bukaan »  Lepas Jilbab, Sahara Jadi Bintang Film Porno »  Ternyata Siswi SMP 4 Sudah Tiga Kali Rekam Video Mesum di Sekolah »  Tes Honorer Jangan Dijadikan Kedok Untuk Muluskan Titipan »  Perang Riau Sebagai Titik Tolak Hari Jadi Tanjungpinang »  Harga Hewan Kurban Terus Naik »  Foto Mahasiswi Bugil di Facebook Bukan Dari Akbid Tanjungpinang »  Ritual Sekte Seks Bebas di Bandung, 1 Perempuan Layani 9 Pria »  Guru Ngaji Pergoki Istri Mesum Dengan Kepala Sekolah di Ruang Tamu »  Jadi Germo Pelacur di Bawah Umur, HF Bakal di-DO dari IPB »  Apakah Foto Hot ini Alasan Polwan Cantik Briptu Rani Hilang? »  Inilah Susi, yang Relakan Tubuhnya Jadi ‘Suap’ Sang Rektor IPDN » 
 
Home » Kepri » 2013, PAD Tanjungpinang Ditargetkan Rp80 M
KEPRI

2013, PAD Tanjungpinang Ditargetkan Rp80 M

Rabu, 16 Januari 2013 15:18 WIB - 141 Kunjungan
Sentra Bisnis Bintan Mall di Tanjungpinang

Sentra Bisnis Bintan Mall di Tanjungpinang

TANJUNGPINANG, www.kepribangkit.com – Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tanjungpinang mentargetkan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tanjungpinang tahun 2013 sebesar Rp80 miliar.

Target ini lebih besar dibandingkan target PAD tahun 2012 sekitar Rp70 miliar. Realisasi PAD Kota Tanjungpinang tahun 2012 melampaui target yakni tercapai Rp72 miliar. “Dengan adanya penyerahan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan dari pusat kepada daerah, maka diprediksi terjadi peningkatan PAD Kota Tanjungpinang. Oleh karena itu, target PAD tahun 2013 sebesar Rp80 miliar termasuk perolehan Pajak Bumi dan Bangunan,” sebut Dedy Chandra kepala DPPKAD Kota Tanjungpinang, Rabu 16 Januari 2013.

Menurut Dedy, meski perolehan PAD memenuhi bahkan melampaui target, namun ditemui wajib pajak yang masih kurang taat bayar pajak.Pemerintah sendiri sudah menerapkan sistem denda bagi para penunggak pajak ini.

Sementara itu ketika ditanya tentang pemasukan ke kas daerah dari usaha sarang burung walet, Dedy menyatakan hingga saat ini belum ada pajak dari sarang burung walet yang masuk ke kas daerah. Pada hal Perda tentang sarang burung walet sudah ada yang didalamnya mengatur tentang pajak bagi usaha sarang burung walet ini.

Menurut Dedy, hal ini disebabkan berbagai alasan diantaranya lokasi usaha sarang burung walet ada yang tidak sesuai dengan tata ruang. “Selain itu juga masih perlu adanya sosialisasi. Mengingat Perda tentang sarang burung walet ini kan tergolong baru,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Pajak Riau dan Kepri Edy Slamet Irianto menyatakan kewenangan pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan sektor pedesaan dan perkotaan di era otonomi daerah diserahkan oleh pusat kepada daerah. Dengan harapan, melalui pengelolaan ini akan membawa kemajuan bagi Pemko Tanjungpinang serta angin segar bagi peningkatan PAD Kota Tanjungpinang dan menjadi modal kemandirian APBD Kota Tanjungpinang.

Lebih lanjut disebutkan Edy, perolehan Pajak Bumi dan Bangunan selama ini diperuntukkan 10 persen untuk pusat dan 90 persen untuk daerah. Dari 90 persen tersebut terbagi untuk 36 persen Provinsi Kepri dan 64 persen Pemko Tanjungpinang. Dengan pengalihan pengelolaan saat ini maka 100 persen perolehan Pajak Bumi dan Bangunan diperuntukkan Pemko Tanjungpinang. (Heny)



comments powered by Disqus
Berita Lainnya